Martoyo Harjono
Family Human Resources

10 Strategi Sang Driver Gojek

CA 25 Aug17

Tidak seperti biasa, hari ini saya ada breakfast meeting CastleAsia jam 7.30 di seputar Senayan. Setelah sholat subuh, sekitar jam 5 pagi saya berangkat ke stasiun Depok via Gojek. Kebiasaan saya ketika Ngojek adalah ngobrol dengan drivernya. Tujuannya sih untuk mendengarkan dan mendapat insight dari para driver, karena menurut saya selalu ada yang saya pelajari dari mendengarkan ini. Listening is learning.

Pak, gimana sekarang order masih rame kah? dan sehari bisa dapat pendapatan berapa?, tanyaku ke Pak Supriyadi. Di luar dugaan ku, si Bapak menjawab “lumayan Pak, minimal 400 ribu per hari bisa pegang lah. Bahkan terkadang 500 ribu bisa dapet”

Hah…kok bisa Pak? tanyaku sedikit shocking. Kira-kira strategi apakah yang Bapak lakukan yang membedakan dengan driver lainnya? tanyaku makin penasaran. Perlu dicatat bahwa driver Gojek yang kutemuin rata-rata bilangnya pendapatan rata-rata 200 ribu/hari dan itu sudah bagus. Pasti ada sesuati strategi yang berbeda di lakukan si Driver ini.

Dengan bangganya Pak Supriyadi menceritakan strategi dan tips nya. Ada 10 tips dan strategi yang diuraikan dengan semangat, sebagai berikut: (kok banyak amat ya strateginya…haha).
1. HP RAM hrs tinggi diatas 2 giga
2. Merek HP yg bagus, jangan yang abal-abal
3. Baterai HP yg diatas 6000 mh, agar tahan on terus dan tidak terlalu sering nge-charge baterai. Ingat, nge-charge baterai artinya waktu dan opportunity melayang.
4. Jangan mengkloning sendiri HP, daftarkan HP resmi yg dipakai ke kantor Gojek. Agar GPS nya terdaftar dengan HP yang baru, katanya.
5. Jangan pilih-pilih order, set dengan auto beat. Agar kondite dan performance tergolong outstanding dan excellence
6. Kenali rute terdekat agar lebih efisien
7. Jangan sering-sering mangkal, berkelilinglah
8. Rajin, setelah sholat subuh sudah mulai jalan menjemput order
9. Kenali jam-jam padat order, istirahat saat low order misal jam 12.00-15.00.

10. Tidak lupa menjalankan sholat sesibuk apapun di jalanan. Balance antara kerja dan ibadah. Ini yang Utama katanya.
Bahkan ngakunya setelah 2 tahun bergabung Gojek si Bapak sudah mo beli mobil. Bahkan dengan bercanda dia bilang, jangan-jangan bisa nambah istri lagi Pak. Saya pun hanya ketawa saja.

Tak terasa sudah tiba di stasiun Depok dan saya pun harus segera lari mengejar kereta yang sudah menunggu di jalur #2 menuju Tanah Abang. Padahal masih pengen dengerin kuliah dari Driver Gojek pagi ini.

Somethings to be learned

Di semua pekerjaan dan posisi apapun, berpikir smart n strategic itu sangat penting agar unggul dan punya competitive advantage. Disaat driver lain mengeluh pendapatan berkurang, tapi pak supriyadi malah menikmati kenaikkan pendapatan. Tentunya dengan strategi yang berbeda dari rata-rata driver Gojek. Pelajaran yang menarik hari ini dari Pak Supriyadi.

Bagaimana dengan bisnis Anda? Apakah sudah menggunakan strategi yang pas?

Note: Agar tidak lupa dengan tips di atas, maka tulisan ini saya tulis diatas KRL saat berjalan dari stasiun Depok menuju stasiun Sudirman. Sambil berdiri satu tulisan ini selesai.

Salam think smartly and think differently
@smart_toyo

#Gojek #strategy #smart

Related posts

What Is Coaching

Martoyo Harjono

People do not leave bad companies, They leave bad bosses.

Martoyo Harjono

How Managing Your Talent

Martoyo Harjono

Leave a Comment